Latest Post

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Pemuda dan Teknologi

Written By Jarwo on Tuesday, 9 September 2014 | 05:59

http://images.solopos.com/2013/08/panjat-petung-2.jpg



Pemuda dan teknologi merupakan dua hal yang sangat berkaitan dalam menentukan karakter bangsa ini. Kita tahu bahwa negara kita ini adalah negera yang masyarakatnya memiliki karakter ketimuran dimana masyarakat Indonesia sangat kental sekali dengan ramah tamah, gotong royong, dan sopan santun. Adanya teknologi sangat memungkinkan akan perubahan karakter bangsa ini. Beberapa tahun ke depan para pemuda lah yang nantinya sebagai pemimpin bangsa ini, pantas jika dikatakan bahwa tulang punggung suatu negara adalah para pemuda.

Banyak kita ketahui dari berbagai media informasi, perkembangan dunia semakin hari semakin maju. Mulai dari perkembangan teknologi, kesenian, kesehatan maupun perekonomian. Maka sebagai pewaris masa depan sudah sepatutnya kita bangkit dan berkompetisi demi membangun citra positif, menjadi negara persatuan mampu memberikan kontribusi terbaiknya demi peradaban dunia yang semakin maju. Oleh karena itu, generasi muda Indonesia diharapkan mengambil peran memajukan negara ini dari berbagai aspek, salah satunya aspek Sosial dan Budaya.
           Melalui sifat turun temurun dari nenek moyang sampai kita sekarang ini, kita sebagai generasi muda wajib melestarikan bahkan mengembangkan aspek sosial dan budaya kita hingga ke mancanegara, agar kebudayaan tersebut tetap eksis dan tidak mudah hilang dimakan zaman. Kita sebagai generasi muda haruslah konsisten. Jika tidak, warisan kebudayaan nenek moyang kita mungkin akan diakui dan direbut oleh negara lain. Beberapa warisan nenek moyang bangsa kita mencakup, beragam tradisi, suku, bahasa, busana, rumah adat, lagu daerah, batik, keris, wayang, logam perak, songket, blangkon,  cerita rakyat dan masih banyak lainnya. Alangkah kayanya bangsa kita ini, tapi masih banyak generasi muda yang acuh dan belum menyadari itu semua.
           Salah satu anak Indonesia yang berjasa dalam dunia penerbangan yaitu Habibie, beliau selalu optimis dapat memajukan bangsa ini melalui tekad, kreatifitas dan kerja keras. Dia Mengatakan "Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan harapkan orang lain datang membangun bangsa kita". Karena kejeniusannya dalam membuat pesawat, Habibie saja bisa, kenapa kita tidak bisa mengikuti jejaknya? Sekarang, zamannya generasi muda berperan penting terhadap kamajuan bangsa. Diharapkan melalui kesadaran yang tinggi generasi muda dapat mengadakan revolusi perubahan ke arah yang lebih baik dan hebat. Kita sebagai generasi muda wajib berbakti bagi nusa dan bangsa, tentunya dengan berbagai cara. Salah satunya memadukan intelektualitas, kreatifitas dan teknologi dengan warisan kebudayaan Indonesia. Sebagai contoh kita bisa membuat film animasi berkarakter asli Indonesia, misalnya Sangkuriang, Malin Kundang, Battle of Surabaya, Meraih Mimpi Siti Nurbaya, yang dapat diperkenalkan ke dunia barat. Kemudian peragaan busana batik dan songket di kancah Internasional, perlombaan memasak resep asli Indonesia dalam festival Internasional, mempromosikan produk dalam negeri, hingga pengenalan bahasa pemersatu bangsa yaitu Bahasa Indonesia ke institusi-institusi mancanegara.
Action dalam menciptakan iklim kondusif  bagi kepentingan bangsa ini. Kita bisa melakukan berbagai hal, misalnya saja kita membuat semacam forum anak muda  yang membahas isu-isu utama serta ide-ide akan solusinya. Mengikuti kompetisi kompetisi sains dan teknologi bagi pelajar dan mahasiswa, agar dapat bersaing di era millennium ini. Membuat organisasi pemuda yang membahas inovasi kreatifitas berwirausaha, karena melalui wirausaha kita dapat membangkitkan jiwa kepemimpinan sejati dan pada akhirnya berguna bagi kemajuan bangsa dan negara.
Untuk melaksanakan itu semua, media dan teknologi sudah begitu canggih, kita bisa memanfaatkan demi peningkatan kualitas hidup warga Republik Indonesia tercinta. Sudah saatnya kita sebagai generasi muda

         Melirik pernyataan sakti dan populer dari Presiden Soekarno yaitu “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”. Inilah yang mungkin bisa menjadi rekomendasi kecil terhadap perbaikan bangsa, sehingga kita sebagai generasi muda siap menghadapi kompetisi terjal di masa sekarang ini.

Kesimpulannya adalah bahwa seorang pemuda harus memiliki jiwa dan sikap metal yang bisa membawa ia menciptakan sebuah perubahan kearah yang lebih baik dan memiliki kemampuan sosialisasi ditengah kehidupan masyarakat agar ia mampu beradaptasi dengan kehidupan sosialnya 

Referensi
http://teknologisebagaisaranapendidikan.blogspot.com/
http://www.antaranews.com/berita/451098/habibie-motivasi-pemuda-bangun-bangsa/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Film_animasi_Indonesia/





Kegiatan Pagi

Written By Jarwo on Saturday, 6 September 2014 | 19:44

Bangun pagi merupakan kebiasaan umum yang dilakukan para pejabat, pengusaha dan orang yang berhasil. Tak heran mereka menjadi orang sukses. Orang-orang yang bangun pagi cenderung lebih produktif dan proaktif. Apa yang dilakukan sebelum jam delapan pagi, mungkin ini dapat menjadi inspirasi anda.

Olahraga.
Olahraga pagi hari memberikan waktu bagi tuguh untuk melakukan pemanasan sebelum beraktivitas seharian. Olahraga tidak akan membuat kelelahan. Justru olahraga memberikan energi tambahan.
Olahraga bisa berupa Yoga, joging, atau berolahraga di gym. Leluangkan waktu 15 menit lebih awal untuk sekadar push-up atau peregangan otot sebelum mulai beraktivitas.

Rencanakan aktivitas.
Gali potensi kita dengan merencanakan aktivitas. Merencanakan di sini termasuk merencanakan tujuan dan target. Suasana pagi hari dengan tubuh masih segar memungkinkan kita untuk melakukan
refleksi dan membantu kita dalam memilih prioritas kegiatan.

Sarapan sehat.
Meluangkan waktu untuk sarapan merupakan kebiasaan yang sehat. Sarapan penting karena sangat membantu otak agar fokus bekerja serta meminimalkan kebiasaan ngemil tidak sehat yang membuat berat badan bertambah. Tak hanya baik untuk kesehatan, waktu sarapan bisa memberikan kita peluang lebih banyak untuk bersosialisasi dengan anggota keluarga.

Visualisasi.
Sisihkan waktu untuk bermeditasi atau merefleksikan diri sejenak. Udara dan suasana pagi adalah saat yang tepat untuk melakukan itu semua. Aktivitas ini baik untuk mengolah mental.
Jadi, tak hanya mementingkan kesehatan fisik saja. Visualisasi dan pikiran yang positif akan sangat membantu mood dan semangat kita beraktivitas sepanjang hari.

Maksimalkan waktu.
Lihat kembali rencana kegiatan yang telah dibuat. Lakukan kegiatan yang lebih sulit dahulu baru kemudian yang mudah karena mood dan energi di waktu pagi masih maksimal. Dengan begitu peluang kita menyelesaikan pekerjaan yang sulit dengan baik lebih besar di pagi hari ketimbang menjelang siang atau bahkan siang hari.

Tumbuhkan Inspirasi dari Blog

Written By Jarwo on Wednesday, 24 July 2013 | 01:19


Artikel ini saya gunakan untuk mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Dishubkominfo Kab Magetan yang didiukung oleh situs lerenglawu.com.

            Sudah saatnya, blog bukan kata asing bagi kita. Dengan dukungan alat yang tepat, serta mudah dan murahnya mengakses internet, setiap orang dapat membaca, menulis, memberi komentar, menimba ilmu melalui blog.
     
           Berbagai macam pilihan blog sudah ada ditangan kita. Mulai dari yang gratisan hingga yang berbayar, dari yang sederhana hingga yang sulit sudah bisa dinikmati, tinggal kemauan kita untuk mengapresiasikan pikiran-pikiran dalam sebuah blog.

        Dengan syarat memiliki sebuah alamat email, kita sudah dapat menggunakan dan mengelola sebuah blog gratisan. Seperti. blogger, jomla, wordpress sebagai penyedia jasanya. Orang dengan kemampuan komputer sangat minimpun dapat mengelola sebuah blog.

          Blog sebagai media informasi sudah menyediakan banyak informasi bagi kita. Bagi yang masih awam terhadap blog, tinggal mengetikkan kata kunci tutorial membuat blog gratis pada search engine seperti yahoo, google, ask, opera, maka akan muncul ribuan referensi mengenai cara membuat blog dengan gratis. Bagi yang ingin melihat blognya tampak bagus dan menarik tinggal download template yang sesuai dengan pilihan kita.
         Dengan mudahnya mendapat informasi dari blog, baik berita, artikel, tutorial, cerita, tips dan trik. Tentu akan menumbuhkan inspirasi-inspirasi seseorang. Semakin banyak informasi yang kita baca melalui blog semakin banyak pula inspirasi-inspirasi yang muncul. Inspirasi tentang kehidupan, inspirasi tentang pencipatan langit dan bumi, inspirasi tentang pendidikan, inspirasi tentang tegnologi, inpirasi yang dapat menggugah jiwa kita untuk menjadi lebih baik.
          Sebagai penutup saya berterima kasih kepada dishubkominfo Kab. Magetan dan lereng lawu yang mengadakan kontes blog. Dengan ini menumbuhkan semangat saya untuk mengelola blog lebih baik. Selain itu muncul inspirasi-inspirasi guna membuat blog lebih menarik dan indah. Semoga dengan adanya lomba blog seperti ini dapat meningkatkan motivasi para blogger khusunya di Kabupaten Magetan untuk mengembangkan dan saling membagikan ilmunya.

Mengapa harus blog ?

Written By Jarwo on Monday, 22 July 2013 | 17:46

Artikel ini saya gunakan untuk mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Dishubkominfo Kab Magetan yang didiukung oleh situs lerenglawu.com.

Pertukaran informasi di era modern ini semakin cepat. Arus informasi dapat diterima dimana, kapan dan oleh siapapun. Dunia internet sudah dipegang oleh kalangan umum. dengan banyaknya prasarana yang mendukung informasi dapat diakses dengan cepat.Tinggal masukkan kata kunci di Google.com, yahoo.com, wikipedia.org, atau search engine lainya. kita akan mendapat informasi yang begitu banyak jumlahnya.

Blog sebagai bagian penting dari internet merupakan wadah yang tepat bagi kita untuk memperoleh informasi dan inspirasi. Blogger atau orang yang mengelola blog dapat berbagi dengan postingannya. Para bloger dapat mencurahkan segala pikiran, pengetahuan, perasaaan serta pengalamannya kedalam blog.

Dalam membuat blog tentu memiliki tujuan tujuan tertentu. Dar unsur Pemerintahan blog dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada para karyawan dalam lingkungunannya. Didunia pendidikan blog digunakan sebagai salah satu wadah pembelajaran. Dalam dunia kawula muda blog dapat digunakan untuk menceritakan kegiatan dan perasaannya. Di dunia marketing blog digunakan untuk memasarkan produknya. Adapula dalam membuat blog bertujuan untuk memperkenalkan dirinya.

Pada saat ini tentu sudah muncul blogger-blogger yang jumlahnya mencapai angka jutaan, baik yang sudah ahli maupun yang baru tahab belajar. Dengan banyaknya blogger tersebut, banyak pula pengetahuan-pegetahuan baru yang dapat menumbuhkan inspirasi.

sebagai contoh blog "http://abriantonugraha.wordpress.com" yang mengulas tentang 10 pengusaha yang memiliki kekuraangan anggota badan (cacat) tetapi mereka dengan luar biasa dapat menjadikan hidupnya menjadi orang yang  sukses. Dari blog http://dishubkominfoblogcompetition.blogspot.com kita dapat berkompetisi untuk berkreasi dalam lomba blog di wilayah kabupaten magetan, sehingga menumbuhkan semangat dan inspirasi untuk menciptakan blog yang bagus

Semoga dengan blog kita dapat mengambil nilai-nilai yang positif dan dapat mengembangkan pikiran-pikiran kita, sehingga dapat memberikan informasi dan menggugah inspirasi seseoarang agar bertambah lebih baik.



Written By Jarwo on Thursday, 22 September 2011 | 15:47

Ebook Hipnotis Gratis
Menguasai Hipnotis Tanpa Workshop
Berlatih 1 Jam Langsung Bisa>> Detail

Belajar Hipnotis Online
Belajar 1 Jam bs Menghipnotis Orang
tanpa perlu ikut workshop -dijamin>> Detail

Belajar Hipnotis Cepat
teknologi pelatihan hipnotis online
efektivitas 2000x drpd workshop!>> Detail
Setiap terapis atau ahli hipnosis harus dapat membuat orang bisa melewati pintu gerbang pikiran bawah sadar agar hipnotis dapat berjalan lancar. Pada dasarnya pintu gerbang pikiran bawah sadar dapat terbuka sendiri dan tertutup. Ketika pikiran bawah sadar mulai terbuka, maka pemikiran yang logis cenderung lebih berkurang. Dan pada saat inilah yang paling tepat untuk melakukan hipnotis. Pintu gerbang pikiran bawah sadar dapat terbuka sendiri secara alami, tetapi sebenarnya dapat dibuka dengan menggunakan teknik hipnotis atau teknik hipnoterapi. Dan Anda dapat menguasai tekni hipnotis tersebut dengan selalu belajar ilmu hipnotis.
Berikut ini adalah situasi terbukanya pintu gerbang pikiran bawah sadar secara alami.
• Saat akan tidur dengan situasi hampir tak tersadarkan diri.
• Saat kita fokus pada sesuatu hal yang menari. Bisa melihat pemandangan, kecantikan wajah seseorang, bahkan ketika fokus membaca sesuatu.
• Saat berkomunikasi dengan seseorang yang kita percayai dan kita hormati. Misalnya seorang tokoh agama, sahabat dekat, dan lain – lain.
• Ketika kita berhadapan dengan suatu harapan. Misalnya harapan menjadi orang kaya mendadak, harapan menjadi lebih cantik, dan lain – lain.
• Ketika empati mendengar informasi yang sangat emosional. Misalnya mendengar informasi peristiwa kecelakaan atau kesedihan.
• Saat kita rileks atau santai. Misalnya pada saat fokus menonton televisi.
Pada situasi terbukanya pintu gerbang hipnotis itulah kita dengan mudah masuk dalam keadaan hipnotis dan kita sering tidak menghiraukan keadaan sekitar. Misalnya jika Anda fokus menonton film di bioskop dengan mengikuti cerita film tersebut dan menghayatinya, Anda tidak akan sadar jika dibelakan Anda ada seorang copet mengincar dompet Anda. Anda akan tersadar ketika dompet Anda sudah hilang.
Situasi seperti itulah yang dimaksud terbukanya gerbang pintu sadar kemudian Anda terhipnotis dan akhirnya kecerobohan Anda dimanfaatkan oleh orang lain.

Orang lain mencari artikel ini dengan keyword:

    pikiran bawah sadar, fokus pikiran, pikiran fokus, menggunakan pikiran bawah sadar, menggunakan bawah sadar, menguasai pikiran bawah sadar, agar bisa menguasai ilmu hipnotis, membuka pintu pikiran bawah sadar, dapat berbahasa inggris dengan teknik menggunakan alam bawah sadar, e book teknik bawah sadar
Artikel Terbukanya Pintu Gerbang Pikiran Bawah Sadar ini dipersembahkan oleh Pakar Hipnotis. Kunjungi PakarBahasaInggris.com tentang Bahasa Inggris Tanpa Grammar.

Melahirkan Generasi Peneliti

Written By Jarwo on Wednesday, 13 April 2011 | 06:12

Doni Koesoema A,
Alumnus Boston College Lynch School of Education, Amerika Serikat

Telah jamak dikeluhkan, pendidikan di Indonesia kurang mampu melahirkan periset yang dapat mengembangkan disiplin ilmunya.

Minimnya akademisi yang menulis di jurnal ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional, hanyalah salah satu gejala dari proses pendidikan yang tidak dikelola secara sinambung dari pendidikan dasar sampai tinggi. Melahirkan generasi peneliti tidak terjadi dalam sehari.



Bukan sekadar tradisi
Salah satu alasan yang disampaikan tentang sulitnya melahirkan generasi peneliti adalah tidak adanya tradisi untuk memublikasikan hasil riset dan cekaknya dana penelitian. Melahirkan generasi peneliti sebenarnya bukan sekadar urusan pendanaan dan tradisi memublikasikan hasil penelitian. Salah besar jika pendanaan dan tradisi memublikasikan riset dianggap sebagai cara efektif untuk melahirkan generasi peneliti.

Masalah pokoknya adalah sistem dalam kurikulum nasional beserta evaluasi yang ada memang tidak memberi tempat bagi lahirnya generasi peneliti. Akibatnya, kultur pengajaran dalam lembaga pendidikan kita amat jauh dari reksa penelitian. Karena itu, tugas utama yang harus segera dilakukan para pendesain kurikulum pendidikan nasional adalah mengarahkan anak didik untuk berpikir kritis, mampu membuat analisis, mengadakan penelitian sederhana dan melaporkan kepada publik (teman di sekolah, guru, dan lainnya).

Rasa kagum
Jiwa peneliti terlahir dari rasa kagum yang melahirkan tanya. Karena itu, menanamkan sikap tak pernah berhenti bertanya tentang berbagai macam gejala dalam kehidupan harus menjadi budaya yang hadir di sekolah-sekolah kita. Untuk ini, para pendidik harus membebaskan anak didik agar mereka berani bereksplorasi dengan pemikirannya dan mencoba memandu aneka capaian pemahaman berdasarkan disiplin ilmu yang dia punya. Mengajak anak didik untuk mengadakan penelitian sederhana merupakan strategi efektif untuk menanamkan rasa ingin tahu dan membangkitkan rasa kagum dalam diri anak didik.

Dalam bahasa Parker J Palmer (1998), ruang pembelajaran harus terbuka sekaligus berpusat. Sebagai contoh, ketika guru menunjukkan sebuah lukisan atau gambar, para siswa diminta membuat analisis dan tanggapan atas lukisan atau gambar itu. Di satu sisi, pembelajaran memusat dan terbatas pada lukisan itu sekaligus anak diajak menganalisis gambar melalui pengalamannya sendiri. Karena itu, menciptakan ruang lingkup pembelajaran sekaligus membiarkan para siswa melahirkan tanggapan dan reaksinya sendiri merupakan salah satu cara pedagogis untuk membuka sumber-sumber kreativitas dalam diri siswa.

Adanya dialog dan keterlibatan aktif dari siswa dalam proses pembelajaran akan menjadi semakin ramah (hospitable). ”Keramahan dalam ruang kelas bukan hanya saat kita memperlakukan para siswa dengan penuh adab dan bela rasa, tetapi juga mengundang para siswa dan cercahan-cercahan pemikiran (insight) yang mereka miliki sebagai bagian dari pembicaraan” (Palmer, 1998, 79).

Harus ada keterbukaan dari para pendidik agar mereka mau menghargai pengalaman anak didik sebagai bagian dari proses maju berpengetahuan yang ia jalani selama menjalani masa pendidikan. Pendidik tidak pernah boleh mematikan tanya dalam diri para siswa.

Guru peneliti
Agar melahirkan peneliti, guru pun harus menjadi teladan sebagai peneliti. Dalam banyak hal, penelitian tindakan kelas (PTK) sudah mulai dipraktikkan para guru. Namun, PTK ini belum banyak berkembang karena para guru masih menganggap PTK merupakan tugas para akademisi di tingkat universitas yang menggunakan metode penelitian yang amat rumit yang sepertinya bukan menjadi kultur mengajar mereka di kelas.

”Penelitian sering diasosiasikan dengan sebuah pekerjaan yang terelaborasi dan tersistematisasi dengan baik, yang mengandaikan keahlian dan pelatihan khusus. Karena itu, guru jarang memiliki pemikiran bahwa penelitian tindakan kelas itu sebenarnya merupakan bagian esensial dari kinerjanya sebagai guru” (Albertus, 2009, 173). Sebenarnya, menjadi guru tak lain adalah menjadi peneliti.

Begitu masuk kelas, guru sebenarnya langsung terlibat penelitian kelas (classroom inquiry). Guru mendengarkan, mengamati, membuat hipotesis, dan menganalisis situasi kelas (kesiapan siswa menerima pelajaran, menjelaskan di mana proses belajar yang telah mereka lalui dan sedang mereka pelajari, dan lainnya). Dari sini guru diajak untuk senantiasa mengevaluasi kinerja pengajarannya di sekolah. Hal terpenting yang menjadi sasaran penelitian tindakan kelas adalah dampaknya bagi perkembangan proses belajar-mengajar di kelas, bukan terutama demi penemuan baru atau publikasi.

Membangkitkan rasa ingin tahu, menumbuhkan rasa kagum, menghargai pengalaman siswa dalam memahami materi pelajaran, dan menjadi guru peneliti hanya akan efektif jika sistem pendidikan mendukung terlahirnya kultur penelitian di sekolah. Sayang, proses pembelajaran dan sistem evaluasi standar melalui ujian nasional tidak mampu mengevaluasi kinerja penelitian. Evaluasi pendidikan dengan model pilihan ganda paling tinggi bisa mengevaluasi kemampuan analisis siswa. Namun, model pilihan ganda tetap tidak dapat menampung hal esensial dalam kinerja penelitian, seperti berbagi hasil observasi, diskusi, yang merupakan proses normal kinerja penelitian.

Melahirkan peneliti membutuhkan kerja keras semua pihak. Perubahan sistem evaluasi pendidikan diperlukan jika kita ingin melihat pendidikan melahirkan generasi peneliti. Evaluasi pendidikan yang integral akan dapat menumbuhkan kultur penelitian sejak dini dalam diri siswa kita. Mungkin inilah salah satu tugas yang harus menjadi perhatian calon Menteri Pendidikan Nasional mendatang.

Sumber
www.klubguru.com

Catatan Cinta Seorang Guru

Written By Jarwo on Thursday, 31 March 2011 | 07:36

Berapa jumlah gaji yang kita butuhkan agar kita bisa total menghadapi murid di kelas? Berapa tunjangan yang kita perlukan untuk melayani anak didik kita yang membuat onar di kelas? Bukan besarnya gaji atau tunjangan yang bisa membuat guru bisa tersenyum menghadapi muridnya berulah, tetapi karena panggilan jiwalah yang mengantarkan seorang guru berdiri di depan kelas ditengah-tengah muridnya yang beragam jenis dan asalnya.

Seorang guru yang mengajar karena panggilan jiwa dan memiliki misi untuk mengantarkan anak didiknya kepada kehidupa yang lebih baik intelektual dan sosial, akan bisa mengalirkan energi kecerdasan, kemanusiaan, kemuliaan dan keislaman yang besar dalam dada setiap muridnya. Guru yang mengajar dengan mental seorang pendakwah sekaligus pengasuh bukan dengan mental tukang teriak untuk mendapat upah bulanan, akan menyediaakan cadangan energi, agar tetap lembut menghadapi murid yag membuat kening berkerut.

Bagi seorang guru yang paling menentukan adalah kesungguhan mengajar bukanlah besarnya gaji, meskipun gaji yang tidak mencukupi kebutuhan dasar memang dapat mengganggu ketenangan dan totalitas mengajar. Sebaliknya bertambahnya gaji yang tidak diiringi dengan kuatnya komitmen sebagai guru tidak cukup memadai untuk membuat guru mengajar dengan totalitas.

Sebagai guru walaupun dengan gaji yang bisa bikin haru, tetapi haruslah bercita-cita besar yang mengharu biru. Jadilah guru yang bisa menikmati hari-hari mengajar di depan murid dan mengantarkan anak-anak itu kelak menjadi manusia yang mengerti tujuan hidup. Seorang guru wajib memiliki semangat mendidik dengan bekal rasa cinta yang melimpah. Tanpa cinta mengajar akan kering kerontang tak ada yang menggerakkan jiwa, sehingga membuatnya tidak bergairah dan tak punya arah apa yang harus dilakukan.
Sesungguhnya "Surga dan Neraka" seorang guru ada di sekolah. Hampir seluruh waktu produktivitasnya yang terbaik ia habiskan di sekolah. Jika mengajar tanpa dasar keikhlasan, justru akan membawa penyakit bagi para peserta didik, entah pikiran, mental, kepribadian, ataupun imannya.

Ditengah himpitan ekonomi yang memijak kuat-kuat dan godaan material yang begitu menggiurkan, suara seorang ugur yang ikhlas ibarat susu murni lagi bersih. Al Qur'an menyebutkan Labanan Khalisan. Inilah susu murni dan menyehatkan, meskipun keluar dari kotoran dan darah

Allah berfirman dalam Quran Surat An Nahl ayat 66 yang artinya "Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang ada dalam perutmnya (berupa) susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi guru orang yang minumnya."

Disadur dari buku Pengantar Spiritual Teaching Karya Abdullah Munir

Bagi para guru dan calon guru disarankan untuk memiliki dan menyelami isi dari buku tersebut Semoga bermanfaat

Al Qur'an Sebagai Pembela

Written By Jarwo on Wednesday, 9 February 2011 | 01:44

Sahabat marilah kita ikuti sebuah cerita Islam berikut ini. Cerita ini bisa digunakan bagi para  Guru sebagai ice breaker dalam pembelajarannya sehingga peserta didik dapat meningkat motivasinya. Cerita ini cukup pendek jadi sangat baik untuk ice breaker di kelas.
Cerita ini saya ambil dari ebook 1001 kisah. Apabila sahabat ingin memilikinya silahkan download disini.
Mari kita mulai ceritanya . . . .
 
Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"

Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayanh dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"

Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."

Demikian sahabat ceritanya. semoga dapat mengambil hikmahnya ya . . . . 
Bagi kalian yang ingin mempunyai dapat download disini atau klik disini

Cerita lainnya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jads-Oke - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger